Universitas Pamulang adalah salah satu Universitas ternama yang berada di Kota Tangerang
Selatan, dengan salah satu Misi dan Tujuan nya adalah Melaksanakan pengabdian kepada
masyarakat implementasi penelitian berbasis humanis dan religius serta menyelenggarakan
peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan profesional.
Mengingat visi dan misi Universitas Pamulang tersebut dan banyaknya pelanggaranpelanggarandan sengketa yang terjadi di kalangan masyarakat sebagai konsumen dan Pelaku
usaha, kami Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang pada hari Jum’at, tanggal
11 Juni 2021, dengan kelompok yang terdiri dari 5(lima) Mahasiswa, dengan ketua
kelompok Arif Sutejo, dan Anggota kelompok Sdr. Atha Mohamad Fianza, Sdr. Hengky
Suprapto, Sdri. Syifa Amalia Pertiwi, Sdri. Zakia Soleha melakukan Pengabdian Kepada
Masyarakat (PKM), yang dibimbing oleh Ibu Sri Endah Indriawati, S.H., M.H sebagai
Dosen Pembimbing kami dalam melakukan kegiatan ini.

 

Adapun kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini kami laksanakan di Balai Kantor
Kelurahan Pamulang Timur, yang beralamat di Jalan Pinang Raya No. 2, Kelurahan
Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, dengan
tema Menciptakan Iklim Perekonomian yang Kondusif di Kalangan Masyarakat
Sebagai Konsumen yang Berkepastian Hukum, yang merujuk pada Undang Undang No.
8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Metode Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini kami lakukan dengan
metode memberikan edukasi hukum kepada masyarakat dan diskusi terarah, dengan materi
yang dipaparkan oleh Arif Sutejo sebagai Ketua kelompok, serta ditutup dengan tanya
jawab.
Peserta dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah tokoh tokoh masyarakat,
diantaranya Ketua Rukun Tetangga, Ketua Rukun Warga, Ketua Karang Taruna, Ketua
UMKM, dan Perwakilan Masyarakat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dosen Pembimbing
Ibu Sri Endah Indriawati, S.H., M.H dan Kepala Kelurahan Pamulang Timur Bapak
Rahmat Hidayat, S.Ap.

Tema tersebut kami angkat dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini karena kami melihat
ini adalah suatu hal yang paling mendasar dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat,
PEMAPARAN MATERI DARI KELOMPOK MAHASISWA UNIVERSITAS PAMULANG
terutama masyarakat kecil, banyak pelanggaran-pelanggaran terjadi yang terkadang tidak
disadari oleh masyarakat sebagai konsumen, atau/atau sebagian masyarakat menyadari
namun tidak tau harus mengambil langkah hukum apa, sehingga menyebabkan kerugian baik
materi maupun non materi yang dialami masyarakat itu sendiri.
Selain itu kasyarakat dan pelaku usaha di Indonesia masih banyak yang belum mengetahui
hak dan kewajibannya sebagai konsumen maupun sebagai pelaku usaha sebagaimana diatur
dalam UU No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK).
Rendahnya kesadaran konsumen dan pelaku usaha terhadap perlindungan konsumen juga
dikarenakan rendahnya komitmen pemerintah dalam mensosialisasikan dan
penyelenggaraan perlindungan konsumen, khususnya dalam hal perhatian, dan penyuluhan
serta pengawasan kepada masyarakat sebagai konsumen dan pelaku usaha.
Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini kami juga memberi contoh pelanggaran
pelanggaran yang dilakukan oleh Pelaku Usaha yang menyebabkan kerugian baik materil
maupun non materil dikalangan masyarakat sebagai konsumen, kami juga menyarankan
kepada masyarakat agar selalu membaca dan memahami terlebih dahulu setiap dokumen
perjanjian dan dokumen apapun yang akan di tandatangani, untuk mencegah terjadinya halhal yang menyebabkan kerugian pada masyarakat itu sendiri dimasa yang akan datang.

Serta kami juga menyarankan agar setiap masyarakat sebagai konsumen memahami akan
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen sebagai upaya
yang menjamin kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen, sehingga
terciptanya Iklim Perekonomian yang Kondusif di Kalangan Masyarakat Sebagai Konsumen
yang Berkepastian Hukum.
Kami Mahasiswa berharap dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
ini Masyarakat memahami apa yang menjadi hak dan kewajiban masyarakat sebagai
konsumen dan pelaku usaha sesuai apa yang dimaksud dalam Undang-undang Nomor 8
Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.
Diharapkan masyarakat juga memahami langkah hukum yang dapat dilakukan masyarakat
sebagai konsumen apabila terjadi sengketa dengan pelaku usaha, serta kami sebagai
mahasiswa juga berharap pemerintah dan lembaga-lembaga terkait lebih memperhatikan
masyarakat dengan cara mensosialisasikan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang
Perlindungan Konsumen dan penyelenggaraan perlindungan konsumen, penyuluhan serta
pengawasan kepada masyarakat sebagai konsumen dan pelaku usaha, agar dapat
terwujudnya tujuan yang dimaksud dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang
Perlindungan Konsumen

Agar masyarakat sebagai konsumen menjadi masyarakat yang berdaya, merasakan keadilan,
tidak merasa ketakutan, dan tidak ada kesewenang-wenangan, serta masyarakat tidak merasa
dirugikan.
Dengan Perlindungan konsumen yang berasaskan manfaat, keadilan, keseimbangan,
keamanan dan keselamatan yang berkepastian hukum diharapkan dapat tercapai tujuan yang
dimaksud dalam Undang undang No. 8 Taun 1999, serta dapat mewujudkan Iklim
Perekonomian yang Kondusif di Kalangan Masyarakat Sebagai Konsumen yang
Berkepastian Hukum.

PKM Mahasiswa FH Unpam : “MENCIPTAKAN IKLIM PEREKONOMIAN YANG KONDUSIF DIKALANGAN MASYARAKAT SEBAGAI KONSUMEN YANG BERKEPASTIAN HUKUM” YANG DILAKSANAKAN DI KANTOR KELURAHAN PAMULANG TIMUR

Post navigation