Teknologi informasi dan komunikasi saat ini telah mengalami perkembangan dari masa ke masa. Perkembangan teknologi dan komunikasi memberi kemudahan bagi manusia untuk melakukan aktivitas guna memenuhi kebutuhan dan melakukan interaksi atau komunikasi dengan individu lainnya dimanapun mereka berada Seiring dengan perkembangannya, teknologi telekomunikasi telah membawa manusia kepada suatu peradaban baru dengan struktur sosial berserta tata nilainya. Artinya masyarakat berkembang menuju masyarakat baru yang berstruktur global dimana sekat-sekat negara mulai memudar. Sistem tata nilai dalam suatu masyarakat berubah, dari yang bersifat lokal-global Hal ini pada akhirnya akan membawa dampak pada pergeseran nilai, norma, kesusilaan dan dapat mendorong timbulnya perubahan pola tindak pidana menjadi lebih modern dengan menggunakan fitur yang disediakan oleh Hp yaitu layanan pesang singkat/ SMS.
Media sosial juga memberikan ruang warna baru dalam dunia maya mulai dari whatsapp, instagram, facebook, twitter, line, dll. Media sosial merupakan tempat yang paing rentan sering di pakai untuk menyebarkan berita bohong atau hoax.
Sering kali kita lihat antusiasme masyarakat yang aktif menggunakan media sosial, bahkan media sosial bagai pisau bermata dua, jika menggunakannya untuk kebenaran maka pengguna merasa aman dan jika di gunakan di jalur untuk membully atau menyebarkan informasi berita bohong
Pemerintah membuat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik (ITE). Undang-Undang ITE bertujuan untuk menjamin kepastian hukum di bidang informasi dan transaksi elektronik, mengingat perkembangan teknologi informasi telah mengakibatkan perubahan-perubahan di bidang ekonomi dan sosial, sehingga menyebabkan adanya perkembangan tindak pidana melalui media elektronik.
Berdasarkan latar belakang tersebut, kami dari Tim Program Pengabdian Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang (UNPAM) Prodi Hukum S1 yang berjumlah 3 dosen yaitu Wina Bugi Wijaya SH,MH, Naib,S,H,.H dan Saan S,H.M.H serta Mahasiswa kami yaitu Adityar dan Karin F. terpanggil untuk ikut serta membantu Masyarakat Muncul dengan judul PKM: “Sosialisasi Masyarakat terhadap Berita Palsu dilihat dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik di Kelurahan Muncul.”
Sosialisasi diadakan di kantor Kelurahan Muncul, tanggal 23 Juni 2021, dihadiri lurah Dr. H. Ahmad,HG,M.SI serta jajarannya dan Audience warga Muncul – Setu Tangerang Selatan berjalan dengan lancar dan tetap mematuhi protocol Kesehatan dimasa Pandemi ini.

PKM Dosen FH Unpam : Sosialisasi Masyarakat terhadap Berita Palsu dilihat dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik di Kelurahan Muncul.”

Post navigation