Logo

Dosen dan Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Hukum UNPAM Berpartisipasi dalam Peringatan Hari Dunia Anti Perdagangan Orang Tahun 2026

Published on: 31 Jul 2026

BERITA

Tangerang Selatan (31/07/2026) Program Studi S1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pamulang (UNPAM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya perlindungan hak asasi manusia melalui partisipasi aktif pada Peringatan Hari Dunia Anti Perdagangan Orang (World Day Against Trafficking in Persons) Tahun 2026 yang mengusung tema "Melawan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Era Digital." Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerja sama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) serta International Organization for Migration (IOM) ini berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026, bertempat di One Satrio, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, organisasi internasional, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang kini semakin berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi digital.

Keikutsertaan Program Studi S1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pamulang merupakan tindak lanjut atas Surat Penugasan Nomor 3283/C.11/UNPAM/KM/VII/2026 yang diterbitkan oleh Ketua Program Studi S1 Ilmu Hukum. Dalam kegiatan tersebut, Prodi S1 Ilmu Hukum mendelegasikan empat dosen, yaitu Annisaul Maslamah, S.H., M.H., Fadhli Muhaimin Ishaq, S.H., M.H., Geofani Milthree Saragih, S.H., M.H., dan Abdilla Alfath, S.H., LL.M., serta lima mahasiswa, yaitu Febriana Putra Pratama, Fahri Hidayat, Fahriadi Arya Chandra, dan Umi Niswatin. Kehadiran para delegasi tersebut merupakan bentuk implementasi pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori hukum dengan praktik serta dinamika penegakan hukum terhadap kejahatan perdagangan orang di tingkat nasional maupun internasional.

Peringatan Hari Dunia Anti Perdagangan Orang Tahun 2026 mengangkat isu yang sangat relevan dengan perkembangan zaman, yaitu meningkatnya berbagai modus perdagangan orang melalui media sosial, platform digital, dan penawaran pekerjaan palsu secara daring. Melalui kegiatan ini, pemerintah bersama para pemangku kepentingan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya TPPO, memperkuat literasi digital, serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi seluruh masyarakat. Tujuan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan kementerian, lembaga negara, organisasi internasional, akademisi, mahasiswa, serta pelaku industri digital.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan resmi yang dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak beserta jajaran pemerintah dan mitra internasional. Selanjutnya diselenggarakan talkshow bertema "Melawan TPPO di Era Digital" yang menghadirkan narasumber dari Kemen PPPA, Kementerian Komunikasi dan Digital, UNODC, IOM, ICT Watch, serta perwakilan platform digital untuk membahas strategi pencegahan dan penanganan TPPO di ruang digital. Selain sesi diskusi, peserta juga mengikuti berbagai booth interaktif, kuis edukatif, stamp hunter, kampanye publik, dan kegiatan literasi yang dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai berbagai modus perdagangan orang secara lebih menarik dan aplikatif. Kegiatan ini diikuti sekitar 120 peserta yang berasal dari kementerian dan lembaga, organisasi internasional, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dunia usaha, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta.

Bagi dosen dan mahasiswa Prodi S1 Ilmu Hukum Universitas Pamulang, partisipasi dalam kegiatan ini memberikan pengalaman akademik yang berharga dalam memahami perkembangan kebijakan, strategi pencegahan, serta tantangan penegakan hukum terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang di era digital. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran, penelitian, maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat sehingga mampu meningkatkan literasi hukum dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya perdagangan orang. Keterlibatan aktif sivitas akademika dalam forum nasional ini juga mencerminkan komitmen Program Studi S1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pamulang dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu hukum dan kemanusiaan yang berkembang di tingkat nasional maupun global.

Penulis: Dwi Sri Handayani, S.H., M.H (Tim Markom FH UNPAM)

Berita Relative

  • PENYULUHAN HUKUM KE SISWA-SISWI DI LINGKUNGAN SMK 2 SASMITA JAYA

    unithukum

    30 Agu 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Fakultas Hukum Universitas Pamulang Berkontribusi di Kancah Internasional Lewat Webinar Bersama IISHK

    unithukum

    8 Okt 2025

    Learn more
    Featured Image
  • PENGESAHAN KURIKULUM PROGRAM STUDI BERBASIS KKNI BERORIENTASI MBKM OLEH REKTOR UNIVERSITAS PAMULANG

    unithukum

    30 Agu 2025

    Learn more
    Featured Image
  • PENERIMAAN MAHASISWA BARU GELOMBANG 3

    unithukum

    21 Jul 2025

    Learn more
    Featured Image