Dosen Prodi S-1 Ilmu Hukum FH UNPAM Berpartisipasi dalam Konferensi Nasional Hukum Tata Negara IX Tahun 2026
Published on: 18 Sep 2026

BERITA
Jakarta, 15 September 2026 –
Program Studi S-1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Pamulang (FH UNPAM)
terus mendorong penguatan budaya akademik dan pengembangan keilmuan hukum
melalui partisipasi dosen dalam berbagai forum ilmiah tingkat nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Fadhli Muhaimin Ishaq,
S.H., M.H., dosen Program Studi S-1 Ilmu Hukum, dalam Konferensi
Nasional Hukum Tata Negara (KNHTN) IX Tahun 2026.

Konferensi yang diselenggarakan oleh Pusat Studi
Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas tersebut berlangsung
pada 13–15 September 2026 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat.
KNHTN IX Tahun 2026 mengangkat tema “Tiga Dekade Performa Konstitusi Pasca
Reformasi.”
Dosen S-1
Ilmu Hukum Tampil sebagai Pemakalah
Dalam konferensi tersebut, Fadhli Muhaimin
Ishaq, S.H., M.H. hadir sebagai peserta sekaligus pemakalah dengan
mempresentasikan artikel ilmiah berjudul “Transformasi yang Tidak Tuntas:
Yurisdiksi dan Independensi Peradilan Militer Pasca Reformasi.”
Artikel tersebut dipresentasikan dalam Parallel
Group Discussion (PGD) 3 dengan tema “Kemandirian dan Integritas
Kekuasaan Kehakiman.” Keikutsertaan sebagai pemakalah menjadi bagian dari
kontribusi dosen Program Studi S-1 Ilmu Hukum dalam forum akademik yang
mempertemukan berbagai perspektif mengenai perkembangan hukum tata negara dan
konstitusionalisme di Indonesia.
Melalui artikel yang dipresentasikan, Fadhli
Muhaimin Ishaq mengangkat isu mengenai transformasi peradilan militer setelah
reformasi, terutama berkaitan dengan cakupan yurisdiksi dan independensi
peradilan militer dalam sistem kekuasaan kehakiman di Indonesia.
Kajian tersebut menyoroti perkembangan dan
persoalan yang berkaitan dengan kedudukan, kewenangan, serta pelaksanaan fungsi
peradilan militer dalam kerangka reformasi hukum dan ketatanegaraan Indonesia.
Memperkuat
Tradisi Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Hukum
Bagi Program Studi S-1 Ilmu Hukum FH UNPAM,
keterlibatan dosen dalam konferensi nasional merupakan bagian dari upaya
memperkuat penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan keilmuan hukum.
Forum ilmiah seperti KNHTN memberikan ruang bagi
dosen untuk mempresentasikan hasil pemikiran dan penelitian, memperoleh masukan
akademik, serta berdiskusi dengan akademisi, peneliti, praktisi hukum, dan
berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Partisipasi tersebut juga dapat memberikan kontribusi
terhadap pengembangan proses pembelajaran di Program Studi S-1 Ilmu Hukum.
Berbagai isu hukum aktual yang diperoleh melalui forum ilmiah dapat menjadi
bahan pengayaan dalam pembelajaran, khususnya dalam membangun kemampuan
mahasiswa untuk memahami persoalan hukum secara kritis dan kontekstual.
Membahas
Berbagai Isu Strategis Ketatanegaraan
Dalam PGD 3, pembahasan diarahkan pada berbagai isu
strategis mengenai kekuasaan kehakiman. Beberapa isu yang menjadi perhatian
antara lain kedudukan dan independensi peradilan militer, penguatan hukum
acara dalam mewujudkan independensi kekuasaan kehakiman, mekanisme pengisian
jabatan hakim agung dan hakim konstitusi, kesejahteraan hakim, integritas
peradilan, pengawasan dan penegakan kode etik hakim, serta penataan peraturan
perundang-undangan dalam ranah kekuasaan kehakiman.
Secara keseluruhan, KNHTN IX menjadi ruang akademik
untuk mendiskusikan perjalanan konstitusi Indonesia setelah hampir tiga dekade
reformasi. Konferensi tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi,
lembaga negara, dan organisasi masyarakat sipil dari berbagai daerah di
Indonesia.
Rangkaian kegiatan KNHTN IX meliputi simposium
nasional, seminar nasional, dan Parallel Group Discussion (PGD) yang
membahas lima bidang utama, yaitu konsolidasi regulasi dan kelembagaan
negara; keadilan ekonomi dan lingkungan untuk kesejahteraan rakyat; kemandirian
dan integritas kekuasaan kehakiman; pemilihan umum yang demokratis dan
konstitusional; serta penguatan kelembagaan partai politik.
Memperluas
Jejaring Akademik Program Studi S-1 Ilmu Hukum
Keikutsertaan dosen Program Studi S-1 Ilmu Hukum
dalam KNHTN IX juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan
membangun ruang kolaborasi dalam pengembangan ilmu hukum.

Melalui forum nasional tersebut, dosen dapat
bertukar gagasan dan memperluas perspektif mengenai berbagai perkembangan hukum
dan ketatanegaraan. Pengalaman akademik tersebut diharapkan dapat mendukung
pengembangan penelitian dan publikasi dosen sekaligus memberikan pengayaan terhadap
proses pembelajaran mahasiswa.
Partisipasi dalam forum ilmiah nasional juga
menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,
khususnya dalam bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Mendorong
Kontribusi Akademik yang Berkelanjutan
Program Studi S-1 Ilmu Hukum FH UNPAM terus
mendorong dosen untuk aktif dalam kegiatan ilmiah, penelitian, publikasi,
konferensi, dan forum akademik lainnya sebagai bagian dari penguatan kualitas
pendidikan hukum.
Keikutsertaan Fadhli Muhaimin Ishaq, S.H., M.H.
dalam KNHTN IX Tahun 2026 menjadi salah satu bentuk kontribusi dosen dalam
memperluas wawasan akademik sekaligus menghadirkan perspektif hukum dari
lingkungan Program Studi S-1 Ilmu Hukum FH UNPAM dalam forum nasional.
Melalui partisipasi aktif dosen dalam berbagai
forum ilmiah, Program Studi S-1 Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas
Pamulang berkomitmen untuk terus membangun budaya akademik yang kritis,
produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu hukum serta
peningkatan kualitas pendidikan bagi mahasiswa.
Penulis: Fadhli Muhaimin Ishaq,
S.H., M.H.




